Budaya – Jesuit dan Budaya Teh Jepang

Didirikan oleh St Ignatius Loyola dan disetujui oleh Paus Paulus III pada tahun para Jesuit membuat dampak besar pada Masyarakat Katolik. Sebuah Masyarakat dibuat untuk membantu orang lain mengikuti ajaran Yesus Kristus cepat menyebar. Dari asli Yesuit saat ini mereka membuat tatanan agama terbesar tunggal dari imam dalam Gereja Katolik. Sebuah Masyarakat dengan sebanyak jika tidak lebih maka rahasia Mason Bebas sendiri.

Dalam kata awal -an -an Jesuit menyebar dan mulai bekerja di seluruh Jepang. Pada tahun Tokugawa Ieyasu Shogun diangkat oleh kaisar. Ieyasu mulai untuk menekan Kristen Sastra Barat perjalanan gratis dan perdagangan luar negeri diminimalkan.

Pada -an dengan beberapa pasukan musuh Ieyasu mulai fokus pada menekankan pentingnya pendidikan moral dan adat budaya. Bea Cukai seperti Upacara Minum Teh Jalan Teh . Memanfaatkan Matcha Teh Mengatur keluarga Jepang mulai praktek tradisi mempersiapkan teh untuk tamu-tamu mereka.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: